Review Film: Seperti Apa Akhir Kisah Drama Korea The World of the Married?

https://cdn2.tstatic.net/tribunnews
sultansulaiman.id, Episode 14 sudah tuntas, para pecinta drakor The World of the Married makin penasaran. Bersisa dua episode lagi, seperti apa ujung dari cerita yang diadaptasi dari Serial Doctor Foster ini?

Meski merupakan adaptasi, Mo Wan-il sutradara The World of the Married menyebut jika filmnya menyajikan sesuatu yang berbeda. Sebagai penonton, Anda atau saya tentu bisa menilai. The World of the Married pada dua episode kemarin menyuguhkan tontonan yang menguras anti-bodi.
Di episode 14, tensi antara tokoh utamanya kembali memanas, setelah Joon Young yang tinggal bersama ayahnya Tae Oh menelepon ibunya dokter Ji Sun Woo agar lekas menjemputnya. Episode 14 menjadi tayangan paling populer, menyabet rekor rating tertinggi sepanjang sejarah perfilm Korea. Fantastis bukan?

Pemberontakan Joon Young lantaran tudingan Da Kyung yang memergoki bocah belasan tahun itu bersama anaknya Jenny yang menangis parah. Da Kyung, dengan rentetan masalah Joon Young sebelumnya memvonis Joon Young penyebabnya.

Joon Young mengelak melawan, tak terima dituduh seserampangan itu. Adegan ini menjadi klimaks setelah Tae Oh menerobos dan menghadiahkan sabetan tangan kepada anaknya. Pesan mantan istrinya, untuk tidak membuat Joon Young terluka lebih dalam telah dilanggar. Joon Young bukan hanya terluka, tapi remuk dengan kekerasan yang baru diterimanya. Ayahnya telah sempurna berubah serigala lapar yang tak segan memangsanya hidup-hidup.

Pertahanan Da Kyung tampak mulai goyah. Joon Young adalah kunci untuk melanggengkan hubungannya dengan suaminya: Tae Oh. Sesuatu yang diimpikannya: keutuhan keluarga, mulai menunjukkan titik nadirnya.

Bagi Da Kyung, pengunduran diri Ji Sun Woo dari rumah sakit menjelma udara segar di pagi hari. Itu berarti, tak ada lagi yang mengusik ketentraman keluarganya. Dia dan anaknya Jenny, bersama Tae Oh, dan Joon Young akan menjelma keluarga surga tanpa gangguan. 
Kepergian dokter Ji, akan membawa rentetan kecemasannya tersebab Tae Oh. Tak ada yang lebih meremukkan hatinya selain kabar Tae Oh kembali bertemu Ji Sun Woo. Salah dia, mengapa menyewa orang suruhan mengawasi pergerakan suaminya. Bukankah lebih baik jika Da Kyung tak tahu apa-apa? Dasar insting perempuan.

Kebalikannya, Tae Oh mulai dijangkiti penyesalan yang sebentar lagi berujung kehilangan. Puncaknya, menyaksikan dokter Ji terkulai dalam pelukan dokter Kim karena gagal bunuh diri menjadi penegas, betapa dia telah membuat kekacauan parah. Tae Oh mulai merasa tak berguna.

Mari sedikit merenungi ucapan dokter Ji kepada Da Kyung di ujung episode 14: “Aku tidur bersama suamimu!” adakah wajah cantik Da Kyung makin membara di dua episode terakhir?

***

Saya hanya penonton drakor amatiran yang tergoda dengan kebiasan istri. Istri saya adalah anggota aliansi pecinta drakor perselingkuhan namun (membenci) poligami. Katanya: “Cukup adegan seperti itu hanya ada di film Korea!” Kalimat itu diucapkannya dengan mata melotot sambil mengacungkan pisau dapur. “Kalau macam-macam, saya potong!” Ucapnya lagi dengan ekspresi lebih sadis.

Kalau harus menebak, The World of the Married akan menuntaskan segala teka-teki di ujung cerita.

Masih ada teka-teki di episode sebelumnya, aksi pembunuhan Park In Kyu di Stasion Gosan? Siapa pembunuh sebenarnya? Tae Oh lepas dari tuduhan setelah bocoran potongan video yang diamankan oleh mertuanya: Pimpinan Yeo. Atau Min Hyun Seo akan kembali, mungkinkah dia tertuduh? 
Masih ada nama lain, dokter Kim Yoon Ki. Meski kepolisian setempat sudah menutup kasus ini dan berkesimpulan sebagai aksi bunuh diri, bagi saya masih banyak pertanyaan seputar ini, dan sepertinya akan terjawab di ujung cerita.

Joon Young kembali ke ibunya. Dia kini memiliki rasa benci yang besar terhadap ayahnya. Memprediksi jika hubungan kedua orang tua akan utuh kembali di ujung cerita agak mustahil. Hubungan yang dulunya bersatu lalu tercerai, sulit tersulam kembali. 
Pilihannya, Tae Oh tetap akan bersama Da Kyung dengan segala dinamika rumah tangganya, dan Ji Sun Woo mungkin akan mempertimbangkan menerima Kim Yoon Ki dan tidak jadi meninggalkan Gosan, dia akan menjadi ibu seutuhnya bagi Joun Young.

Son Je Hyuk dan Go Hye Rim akan semakin menghangatkan hubungan, sebagai tebusan atas hari-hari yang kosong selama bangunan rumah tangganya berdiri. Ada yang aneh dengan kesehatan Hye Rim, mungkinkan itu akan merenggut nyawanya, dan mematahkan hati So Jek Hyuk yang sedang sayang-sayangnya.

Seol Myung Sook akan menjadi Direktur Eksekutif Muda mengantikan dokter Ji meski sebelumnya menawarkan penangguhan kepada Direktur. Nampaknya, dia akan mengakhiri masa lajangnya dengan seseorang yang menjadi tambatan hatinya.

***

Mari menghitung hari, dan menuntaskan dua episode terakhir drama korea ini.

Saya terkesan dengan mobil pribadi Hyundai yang wara-wiri digunakan para pelakon drakor ini. Korea Selatan telah tumbuh menjadi negara industri yang digdaya di Asia, tagline food, fun, fashion telah mengubah wajah Korsel perkasa. Film telah menjadi sarana propaganda paling efektif dan kita kawanan se-tanah air menikmati tayangan itu dengan mengesampingkan harga sembako yang melonjak, listrik yang bringas, dan BBM yang tidak turun-turun. Sebagai hiburan bagi rakyat nelangsa yang telah lama yatim piatu.

Kita berharap suatu saat, Serial Televisi kita akan seperti itu, minimal menyamai kualitas kontennya. Para pelakonnya akan memamerkan mobil Esemka sebagai kendaraan pribadi bernilai tinggi, sekalian kampanye produk unggulan otomotif tanah air. Semoga! Anda percaya? Setidaknya Anda dan saya bisa sama-sama berdoa. (*)
Simak juga:

14 komentar

  1. Bisnis di ruang seni visual menjadi titik kejayaan mereka.

    Korea terbaik emamg.
    Bahkan kedutaan mereka merasa ngak apa2 di ajak dfilmnya. Karena dia tahu isin masuk film besar. Makanya dibiarkan saja dibajak. Agar misi bisnis tetap jalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap blue printnya ini negara. Film sarana proagandanya..Turki dah mulai ke situ juga. Indonesia kapan ya?

      Hapus
  2. Luar biasa ulasannya kak Sultan, mendetil, daebaakk!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...Lagi belajar mengulas tema-tema begini

      Hapus
  3. Wow kebiasaan istri nonton beng..bukan kebiasaan 😍

    BalasHapus
  4. Lengkap ulasannya. Ternyata nonton juga 😀😀😀

    BalasHapus
  5. Wah, ada bau-bau dokternya juga, ya. Saya biasanya nonton drakor medis aja semacam Romantic Doctor Kim. Biasanya saya nunggu tamat aja, jangan masih running. Jadi nontonnya bisa lompat-lompat sesuai keinginan ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tokoh utamanya berprofesi sbg Dokter Keluarga Bang. Dah pernah nonton The Good Doktor juga berarti Bang?

      Hapus
  6. Saya gak ngikutin drama ini Mas, tapi di WAG heboh banget membahas ini. Kayaknya drama TWOM ini disukai karena ide ceritanya tak jauh beda dengan kehidupan orang-orang kekinian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak diikuti emak-emak ini Mah, soalnya temanya tentang pelakor. Kebayang kan bagaiman gemasnya emak-emak?

      Hapus
  7. Waah jadi penasaran juga sih sama TWOM yang kagi trending ini. Tapi kok kayaknya bakal menguras hati dan pikiran ya kalau lagi puasa :D.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon