Resensi Novel: Di Antara Dua Sujud

Resensi Novel: Di Antara Dua Sujud

SultanSulaiman.Id, Membaca novel 400-san halaman garapan Penulis Muda Gorontalo: Muhammad Irata mengajak saya menyusuri labirin kehidupan yang paradoks. Bahwa hitam-putih kehidupan tetap membuka ruang kompromi untuk direnungi, dijajaki lebih dalam, lalu kita perlu bertanya mengapa? Apa yang tampak bukanlah sepenuhnya benar, ruang asumsi, ruang persepsi maupun postulat yang sering dibangun dengan mudah runtuh, lalu kita tersentak betapa, Tuhan benar-benar Maha Pemurah.
Resensi Novel: Ayah dan Secangkir Puisi yang Tumpah

Resensi Novel: Ayah dan Secangkir Puisi yang Tumpah



Judul: Ayah
Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Terbit: Mei 2015
Tebal: 412 halaman plus-plus!

Tidak semua anak memiliki kesempatan mengurus orang tuanya!
SultanSulaiman.Id, Mengurus orang tua, saat mereka memasuki usia senja adalah anugerah yang tak dapat dirasai setiap anak. Lalu sebuah pertanyaan menjadi renungan: mengapa hampir setiap anak yang bertumbuh, hingga berkeluarga, akhirnya harus pergi? Meninggalkan wajah-wajah renta yang berpendam lelah memeluk sepi…?
Di situ, dalam perenungan pertanyaan itu, dadaku seperti ditusuk-tusuk. Ah! Kurangkai jawabanku sendiri: sebab sepi, sunyi, dan segala yang berkarib dengan itu telah menjadi takdir setiap orang tua. Demikiankah adanya?
Memang, sepertinya orang tua telah mempersiapkan diri dengan segala kondisi. Dari merawat anak-anak, membekalinya, memastikan segala bekalnya cukup, lalu bersiap melepaskan.