Mampus Kau Dikoyak Sepi di Hari Raya

Mampus Kau Dikoyak Sepi di Hari Raya

https://konfirmasitimes.com
Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.
(Sia-sia, Chairil Anwar Februari 1943)

sultansulaiman.id, Idulfitri kali ini, tak ada perayaan di rumah. Tak ada kesibukan di dapur seperti Hari Raya sebelumnya. Burasa, nasu manu, nasu likkua, dan ragam varian hidangan hari raya khas bugis masih bisa dinikmati. Beruntung punya kerabat yang dengan murah hati memasok segala jenis makanan itu.

“Yah, apa tidak digelar di tikar, seperti tetangga sebelah?”

“Buat apa? Kalau makan sisa ambil saja di meja! Kita juga bakalan tidak terima tamu. Pagar dan pintu dikunci!”