Kepala BNNP Sulawesi Barat Dorong Sinergitas Antar Lembaga Perangi Narkoba di Polewali Mandar

Kepala BNNP Sulawesi Barat Dorong Sinergitas Antar Lembaga Perangi Narkoba di Polewali Mandar

Kepala BNNP Sulbar saat lawatan ke Kantor DP2KBP3A Polman
www.sultansulaiman.id, Kunjungan Kepala BNNP Sulawesi Barat, Sumirat Dwiyanto ke Polewali Mandar dalam rangka membangun sinergitas antar lembaga untuk perangi narkoba, khususnya di Polewali Mandar (25/02). Didampingi oleh Kepala BNNK Polewali Mandar dan jajaran, Kepala BNNP Sulbar yang hadir bersama ibu dan Kasi Pasca Rehab dr. Caesar Indra Putra mengunjungi Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Polman. Pada lawatan tersebut, Sumirat diterima langsung oleh Kepala DP2KBP3A, H. Ahmad Killang.

Ahmad Killang dalam sambutan penerimaannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan tersebut.

“Dinas P2KBP3A akan terus mendorong pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan perempuan dan anak khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan Napza.”

Menurut Kepala BNNP Sulbar, permasalah narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan solusi paling efektif untuk mencegah dan memberantas adalah mengajak sebanyak-banyaknya pihak untuk terlibat langsung mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Masalah narkoba ini menjadi tanggung jawab kita semua. BNN harus mengajak sebanyak-banyak orang dan lembaga untuk terlibat aktif mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, termasuk di Polewali Mandar” Ungkap Sumirat di ruang kerja Kepala DP2KBP3A.”

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dinas P2KBP3A dengan BNNK Polewali Mandar. Nota Kesepahaman tersebut memuat tentang Pencegahan dan Perlindungan Tindak Kekerasan Penyalahgunaan Narkotika dan Prekursor Narkotika Terhadap Anak.

“Saat ini, anak dan remaja kerap menjadi sasaran penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Kita tentu harus waspada dan sedapat mungkin menutup celah agar tidak anak-anak dan keluarga kita terlindungi dari bahaya narkotika!”

Dalam kunjungan tersebut, Sumirat Dwiyanto menyempatkan memberikan wejangan kepada Forum Anak yang berkegiatan di Kantor DP2KBP3A. Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hj. Harsani, Forum Anak sedang ada suksesi pergantian kepengurusan. Di hadapan pengurus Forum Anak, Sumirat mengajak para pengurus untuk aktif memerangi narkoba. Apalagi saat ini perkembangan narkotika jenis baru terus bertambah dan cenderung mengkhawatirkan.

“Data United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) menyebut ada sekitar 950 jenis narkotika baru di dunia dan sekira 77 jenis saat ini sudah masuk di Indonesia. Anak dan remaja menjadi sangat rentan, kita berhadapan dengan sesuatu yang memiliki daya rusak luar biasa.” Papar Sumirat yang ditakzimi oleh para pengurus Forum Anak yang hadir.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP Sulbar juga menyampaikan motivasi agar para pengurus Forum Anak dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Saat ini kita menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Di tahun itu, tentu kita berharap yang ada di sini akan menjadi pemimpin. Ada yang menjadi Kepala Dinas, Bupati, Pejabat Negara, atau bisa saja Presiden. Tapi tentu hal itu tidak akan terjadi jika kita terjerat narkoba. Tak ada masa depan bagi mereka yang telah menyalahgunakan, apalagi terlibat dalam peredaran gelap narkotika!” Pungkas Sumirat.

Kepala BNNK Polewali Mandar, Syabri Syam yang didampingi Sub Koordinator Rehabilitasi dan Subkordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat menyatakan bahwa antara DP2KBP3A Polman dan BNNK Polman telah lama menjalin sinergi P4GN.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka menguatkan sinergitas yang selama ini telah terbangun.” 
 
Simak juga: